Kamus matematika kelas 5

A
Akar pangkat dua : akar pangkat dua suatu bilangan adalah mencari bilangan dari bilangan itu, dan jika bilangan pokok itu dipangkatkan dua akan sama dengan bilangan semula; akar kuadrat.
Asosiatif : pengelompokkan

B
Bangun datar : bangun yang seluruh bagiannya terletak pada bidang (permukaan) datar. Bangun datar disebut juga bangun 2 dimensi.
Bangun ruang : ialah bangun yang seluruh bagiannya tidak dapat terletak pada bidang (permukaan) datar, atau bangun 3 dimensi.
Bilangan : adalah suatu ide yang bersifat abstrak. Bilangan memberikan keterangan tentang banyaknya anggota suatu himpunan, atau menyatakan suatu urutan.
Bilangan asli : bilangan yang digunakan dalam urutan membilang. Bilangan asli, disebut juga bilangan bulat positif, yaitu: 1, 2, 3, 4, 5, 6, ...
Bilangan bulat : adalah bilangan yang meliputi bilangan positif (bilangan asli), bilangan nol, dan bilangan negatif.
Bilangan bulat negatif : bilangan bulat yang letaknya pada garis bilangan di sebelah kiri titik nol.
Bilangan bulat positif : bilangan bulat yang letaknya pada garis bilangan di sebelah kanan titik nol. Bilangan bulat positif disebut juga bilangan asli.
Bilangan kuadrat : bilangan yang merupakan hasil kali dua bilangan yang sama (bilangan pangkat dua/bilangan persegi).
Bilangan pangkat tiga : bilangan yang merupakan hasil kali tiga bilangan yang sama; bilangan kubik.
Bilangan prima : bilangan asli yang mempunyai tepat dua faktor, misalnya: 2, 3, 5, 7, ...
Bilangan rasional : secara umum diartikan sebagai bilangan pecahan (baik pecahan positif maupun pecahan negatif).
Busur derajat : adalah alat untuk mengukur sudut, yang menggunakan satuan derajat.

D
Diagonal : garis sudut menyudut.
Diameter : garis tengah lingkaran.
Distributif : penyebaran.

F
Faktor : bilangan-bilangan yang habis membagi suatu bilangan.
Faktorisasi : uraian atas faktor-faktor dari suatu bilangan.
Faktor persekutuan : sejumlah faktor-faktor yang sama dari dua atau lebih bilangan.
Faktor persekutuan terbesar (FPB) : bilangan yang terbesar dari faktor persekutuan.
Faktor prima : bilangan-bilangan prima yang merupakan faktor suatu bilangan.

I
Identitas, bilangan identitas : adalah bilangan 0 pada penjumlahan dan 1 pada perkalian.

J
Jarak : panjang atau jauh antara dua benda atau tempat.
Jarak dinyatakan dengan satuan panjang km, m, atau cm. Dalam istilah perjalanan, jarak = lama perjalanan x kecepatan rata-rata per jam.
Jaring-jaring : adalah bidang datar yang terdiri dari seluruh sisisisi bangun ruang dalam satu rangkaian.

K
Kalimat matematika adalah suatu pernyataan yang menunjukkan suatu bentuk operasi hitung.
Kalimat matematika terbuka adalah kalimat matematika yang belum dapat ditentukan benar salahnya.
Kalimat matematika tertutup adalah kalimat matematika yang sudah dapat ditentukan benar salahnya.
Kecepatan rata-rata per jam adalah panjang jarak yang ditempuh (km) dibagi dengan lama perjalanan (dalam jam).
Kelipatan : sebuah bilangan jika dikalikan dengan bilangan lain menghasilkan suatu bilangan.
Kelipatan persekutuan adalah sejumlah bilangan kelipatan yang sama dari dua bilangan atau lebih.
Kelipatan persekutuan terkecil (KPK) : bilangan yang terkecil dalam kelipatan persekutuan.
Kesebangunan : kesebangunan dua buah bangun datar ditentukan oleh sifat-sifat yang dimiliki oleh kedua bangun itu, yaitu: bagian-bagian yang bersesuaian mempunyai panjang yang sebanding (senilai), serta sudut-sudut yang bersesuaian sama besar.
Kira-kira : taksiran baik. Kira-kira atau taksiran baik suatu bilangan, biasanya terletak antara taksiran rendah dan taksiran tinggi.
Komutatif : pertukaran tempat.
Kongruen : sama dan sebangun.

L
Lawan bilangan : setiap bilangan bulat mempunyai lawan bilangan. Bilangan positif lawannya bilangan negatif.
Luas : banyaknya satuan luas yang meliputi suatu daerah (permukaan) bangun datar. Satuan luas adalah persegi.

O
Operasi hitung : pengerjaan hitung dengan 4 pengerjaan utama, penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Operasi hitung campuran : pengerjaan hitung dengan 2 atau lebih tanda pengerjaan. Misalnya: 75 + 15 x 3 : 6 = n.

P
Pecahan : bilangan yang menggambarkan bagian dari suatu keseluruhan atau kualitas. Bentuk pecahan secara umum adalah
a/b , a sebagai pembilang, dan b sebagai penyebut.
Pembulatan : atau membulatkan biasa dilakukan pada bilangan pecahan, terutama pada pecahan desimal berdasarkan ketentuan.
Penaksiran : atau menaksir berarti menyebutkan bilangan kelipatan 10, 100, 1.000, dan seterusnya yang terdekat, dari satu bilangan. Lihat tentang
taksiran. Pencerminan : menggambarkan bayangan suatu bangun pada cermin. Bayangan itu sifatnya sama dengan bendanya.
Perbandingan : disebut juga rasio.
Perbandingan senilai : disebut juga proporsi.
Permil : artinya perseribu, dituliskan % .
Persen : artinya perseratus, dituliskan %.
Pohon faktor : suatu bentuk bagan untuk menentukan faktorfaktor
prima suatu bilangan.

R
Rasio : perbandingan
Radius : jarak dari pusat ke keliling lingkaran; jari-jari.
Rusuk : adalah garis pertemuan dua sisi (pada bangun ruang).

S
Sama dan sebangun artinya dua bangun dikatakan sama dan sebangun, jika kedua bangun itu dapat saling berimpit. Sebangun : dua bangun datar dikatakan sebangun jika kedua bangun itu panjang sisi-sisinya yang bersesuaian sebanding atau senilai.
Sifat distributif : lihat sifat penyebaran.
Sifat-sifat operasi hitung : hukum dasar pengerjaan hitung yang membantu untuk menyelesaikan soal-soal secara cepat dan mudah atau efisien.
Sifat penyebaran : sifat yang menghubungkan pengerjaanperkalian dan penjumlahan, atau pengurangan, dan pembagian.
Simetri : ada keseimbangan setiap bagiannya, pada bagian atas, bawah, kanan dan kiri.
Simetris : sama kedua belah bagiannya, seimbang letaknya bagian-bagian terhadap garis sumbu.
Simetri cermin : simetri sumbu.
Simetri garis : simetri lipat.
Simetri lipat : bangun yang semua bagian-bagiannya akan berimpit (setangkup) jika dilipat melalui suatu garis tertentu pada bangun itu (bangun datar).
Beberapa bangun (datar) mempunyai simetri lipat lebih dari satu.
Simetri putar : suatu bangun datar jika diputar pada pusat yang sama dapat kembali menempati bingkainya.
Sisi : adalah bidang yang dibatasi oleh rusuk-rusuk (pada bangun ruang).
Skala : perbandingan ukuran gambar dengan ukuran sebenarnya. Sebuah peta ditulis skala 1 :
1.500.000, ini berarti, bahwa setiap 1 cm jarak pada peta sama dengan 1 km jarak pada keadaan sebenarnya.
Sudut : bangun bersisi dua yang sisi-sisinya bersekutu
pada salah satu ujungnya.


T
Taksiran baik : menyebutkan bilangan kelipatan 10, 100,
1.000, dan seterusnya yang terdekat suatu bilangan, sesuai dengan ketentuan.
Taksiran rendah : menyebutkan bilangan kelipatan 10, 100, 1.000, dan seterusnya yang terdekat di bawahnya, dari suatu bilangan.
Taksiran tinggi : menyebutkan bilangan kelipatan 10, 100,
1.000, dan seterusnya yang terdekat di atasnya, dari suatu bilangan.T
Titik sudut : adalah titik pertemuan rusuk (pada bangun ruang).

V
Volume : banyaknya satuan volume yang terdapat pada bangun ruang. Satuan volume adalah kubik, misalnya 1 m3, 1 cm3 dan sebagainya.

Post a Comment for "Kamus matematika kelas 5"