Materi IPA kelas 5 : Jenis-Jenis Ekosistem

 Jenis-Jenis Ekosistem


Pada dasarnya, ekosistem yang ada di dunia  dibagi menjadi dua, yaitu ekosistem alami dan  ekosistem buatan. Ekosistem alami terdiri atas  ekosistem air dan ekosistem darat. Ekosistem air  terdiri atas ekosistem air tawar dan ekosistem air  asin. Ekosistem darat terdiri atas ekosistem hutan,  padang rumput, padang pasir, tundra, dan taiga.  Ekosistem buatan merupakan ekosistem yang  diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhan  manusia. Sawah dan bendungan merupakan dua  contoh ekosistem buatan.

Ekosistem air tawar contohnya ekosistem danau, kolam, dan sungai. Ekosistem  air tawar mendapatkan cukup sinar matahari. Tumbuhan yang paling banyak  hidup pada ekosistem ini adalah ganggang. Ekosistem air asin contohnya  ekosistem terumbu karang dan ekosistem laut dalam. Berbagai jenis ikan,  kerang, koral, dan makhluk laut lainnya hidup pada ekosistem ini. Terdapat  juga beberapa jenis hewan kecil dan tumbuhan alga yang dapat membuat  sendiri makanannya.

Ekosistem darat contohnya ekosistem  hutan hujan tropis, sabana, padang  rumput, gurun, taiga, dan tundra.  Ekosistem darat ini dibedakan oleh  tingkat curah hujan dan iklimnya.  Perbedaan tersebut menyebabkan  jenis tumbuhan dan hewan yang ada  di dalamnya juga berbeda. Tumbuhan  seperti rotan dan anggrek, serta  hewan seperti kera, burung, badak,  dan harimau, berada pada ekosistem  hutan hujan tropis. Ekosistem sabana  memiliki curah hujan yang lebih rendah daripada ekosistem hutan hujan  tropis. Hewan-hewan yang hidup di sabana antara lain berbagai jenis serangga  dan mamalia seperti zebra dan singa

Ekosistem padang rumput memiliki curah hujan yang lebih rendah  dibandingkan dengan ekosistem sabana. Tumbuhan khas ekosistem adalah  rumput. Hewan yang hidup pada ekosistem ini contohnya bison, singa, anjing  liar, serigala, gajah, jerapah, kanguru, dan ular. Gurun merupakan ekosistem  yang paling gersang karena curah hujan yang sangat rendah. Tumbuhan jenis  kaktus yang memiliki duri untuk mengurangi penguapan banyak tumbuh di  sini. Hewan-hewan yang bisa hidup pada ekosistem ini antara lain semut, ular,  kadal, kalajengking, dan beberapa hewan malam lainnya.

Suhu pada ekosistem taiga sangat rendah pada musim dingin. Taiga biasanya  merupakan hutan yang tersusun atas satu jenis tumbuhan seperti cemara,  pinus, dan sejenisnya. Hewan seperti beruang hitam dan ajag, biasanya hidup  di ekosistem ini. Tundra merupakan ekosistem yang dingin dan kering. Banyak  jenis tumbuhan tidak bisa hidup pada ekosistem ini karena rendahnya suhu  lingkungan sepanjang tahun. Akar-akar tanaman tidak dapat tumbuh pada  suhu yang dingin. Tumbuhan jenis rumput tertentu saja yang mampu bertahan.  Beberapa jenis burung bersarang di ekosistem tundra pada saat musim panas,  seperti angsa dan bebek.

Sumber bacaan: McGraw-Hill Science. Ecosystems Around the World

Demikian tentang Materi IPA kelas 5 :  Jenis-Jenis Ekosistem

Semoga bermanfaat

Post a Comment for "Materi IPA kelas 5 : Jenis-Jenis Ekosistem"